“Kami mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga fasilitas kesehatan, untuk menyampaikan informasi ini secara benar. Masyarakat harus tahu langkah apa yang harus dilakukan ketika BPJS mereka tiba-tiba tidak aktif,” tegasnya.
Ia berharap dengan adanya penjelasan terbuka ini, masyarakat Kabupaten Tangerang tetap tenang, memahami prosedur yang ada, serta mendapatkan perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.













