Menurut Roy, jumlah sabu tersebut diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 533.000 jiwa, dengan estimasi nilai ekonomis mencapai Rp208 miliar.
Sementara itu, dalam operasi terpisah di wilayah Sumatera Utara, BNN juga berhasil menggagalkan peredaran 200 kilogram ganja yang diangkut menggunakan truk dari Aceh menuju Medan. Pengiriman ganja tersebut dikawal oleh satu unit mobil untuk memastikan kelancaran perjalanan dari pantauan aparat.
Petugas mengamankan pengemudi truk berinisial AS, serta dua orang pengawal berinisial YH dan DJS.
“Ini merupakan jaringan antarprovinsi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ganja tersebut rencananya akan disebar ke beberapa provinsi, termasuk wilayah Pulau Jawa,” jelas Roy.
Penyitaan 200 kilogram ganja itu diperkirakan menyelamatkan sekitar 600.000 jiwa, dengan estimasi nilai ekonomis mencapai Rp1,5 miliar.















