Nurhadji mengungkapkan bahwa jumlah dokter umum di Indonesia saat ini mencapai sekitar 160 ribu orang, namun distribusinya belum merata. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara PDUI dan pemerintah untuk pemerataan tenaga dokter di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam Kongres Nasional V PDUI ini, tema yang diangkat adalah “Memperkuat Peran dan Kapasitas Dokter Umum dalam Mewujudkan Asta Cita Bidang Kesehatan”. Tema tersebut diharapkan mampu mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan profesi dokter umum.
“Setiap tahun jumlah lulusan fakultas kedokteran terus bertambah. Diperkirakan sekitar 12 ribu per tahun, bahkan ke depan bisa mencapai 15 ribu lulusan atau lebih,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa dokter umum merupakan figur yang paling banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia berharap dokter umum dapat berperan aktif dalam mengawal pembangunan masyarakat yang sehat, baik secara fisik, mental, sosial, maupun spiritual.
“Kita masih menghadapi tantangan serius. Prevalensi stunting masih 19,8 persen meski sudah turun signifikan. Kasus tuberkulosis masih tertinggi kedua di dunia, dan penderita lepra peringkat ketiga terbanyak,” ungkapnya.















