Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Pemerintahan

Hari Desa Nasional 2026, Bupati Tangerang Dorong Transformasi Digital dan Ekonomi Desa

badge-check


Hari Desa Nasional 2026, Bupati Tangerang Dorong Transformasi Digital dan Ekonomi Desa Perbesar

Mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia”, Bupati Maesyal menilai tema tersebut sarat makna filosofis dan strategis. Ia menekankan bahwa denyut nadi perekonomian, stabilitas sosial, dan ketahanan pangan nasional bermula dari desa.

“Jika desanya kuat, maka kuatlah Indonesia. Jika desanya mandiri, maka jayalah Indonesia. Oleh karena itu, pembangunan desa harus menjadi prioritas bersama,” tegas Bupati Maesyal.

Ia menjelaskan, penetapan tanggal 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat tekad dan komitmen bersama dalam membangun desa secara berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Peringatan Hari Desa Nasional ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kemajuan desa. Kita dorong peningkatan kapasitas pemerintah desa dan partisipasi masyarakat agar desa-desa di Kabupaten Tangerang semakin maju dan mampu menjadi desa terdepan di Indonesia,” ujarnya.

Foto Ist: Jajaran ASN, para kepala desa, dan pemangku kepentingan mengikuti Upacara Peringatan Hari Desa Nasional yang dirangkaikan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Tangerang.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh pemangku kepentingan desa untuk berani melakukan lompatan besar dalam tata kelola pemerintahan desa. Ia menegaskan bahwa memasuki tahun 2026, desa tidak boleh lagi terpaku pada pola pikir administratif semata, melainkan harus bertransformasi menuju pengelolaan desa yang digital, transparan, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua, Pengunjung Turun 15 Persen

14 April 2026 - 20:41 WIB

Bupati Tangerang Raih Top Pembina BUMD di Ajang BUMD Award 2026

13 April 2026 - 21:21 WIB

Bupati Moch. Maesyal Rasyid Turun Tangan, 62 Bangunan Liar di Bantaran Sungai Cirarab Dibongkar

12 April 2026 - 21:25 WIB

Wabup Intan Buka Seleksi Paskibraka 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

6 April 2026 - 17:22 WIB

Trending di Pemerintahan