Lebih mengerikan lagi, niat menghabisi nyawa korban disebut sudah direncanakan sejak YA berangkat dari Garut menuju Bandung. Dalam aksinya, YA dibantu AP (17) yang berperan mengantar pelaku ke lokasi.
“Dari pengakuannya, memang sudah ada niat melakukan pembunuhan sejak berangkat dari Garut,” tambahnya.
Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (9/2/2026) sore di kawasan eks Kampung Gajah. Setelah bertemu korban, pelaku melancarkan aksinya. Jasad korban baru ditemukan beberapa hari kemudian oleh seorang saksi yang tengah melakukan siaran langsung di media sosial pada Jumat malam.
Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang sejak 9 Januari 2026. Isu penculikan pun sempat beredar luas di masyarakat dan media sosial. Namun fakta penyelidikan justru mengungkap skenario manipulatif yang disusun pelaku.
“Ponsel korban berada dalam penguasaan pelaku dan digunakan untuk menyebarkan informasi palsu soal penculikan,” terang Kapolres.















