News  

P3-TGAI di Ciampea Udik Berjalan, Perkuat Jaringan Irigasi dan Dukung Produktivitas Pertanian

Bogor, Sorottoday.id — Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada Daerah Irigasi Toblongan II di Kampung Cisalada RT 01 RW 05, Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, saat ini tengah berlangsung. Program yang didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp195 juta tersebut dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Gemilang.

Sesuai pedoman pelaksanaan P3-TGAI, kegiatan ini mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan fungsi jaringan irigasi guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Ketua P3A Tirta Gemilang, A. Dedi, mengatakan pekerjaan masih terus berjalan dengan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Ia memastikan seluruh tahapan dilaksanakan secara bertahap dengan mengutamakan mutu pekerjaan.

“Alhamdulillah hingga saat ini proses pembangunan berjalan dengan baik. Kami berterima kasih kepada pemerintah dan BBWS yang telah memberikan kepercayaan kepada kelompok kami untuk melaksanakan Program P3-TGAI. Kami berkomitmen mengerjakan sesuai ketentuan teknis agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi para petani,” ujar A. Dedi.

Menurutnya, pembangunan saluran irigasi tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani melalui kelancaran distribusi air ke lahan persawahan.

“Harapan kami, setelah pekerjaan selesai, air dapat mengalir lebih optimal ke lahan pertanian sehingga produktivitas pertanian meningkat. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan nantinya bersama-sama menjaga saluran irigasi agar manfaatnya berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Cisalada, azam mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang lebih baik menjadi kebutuhan penting bagi petani di wilayahnya.

“Kami bersyukur pemerintah memberikan perhatian melalui Program P3-TGAI. Meski pekerjaannya masih berlangsung, kami berharap hasilnya nanti dapat memperlancar aliran air ke sawah sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih baik dan hasil panen meningkat,” ujarnya.

Program P3-TGAI merupakan salah satu program pemerintah yang dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kelompok penerima bertanggung jawab melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku.

Melalui program ini, pemerintah berharap infrastruktur irigasi menjadi lebih andal, mendukung peningkatan produktivitas pertanian, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

 

(DW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *