Bima Arya Buka APKASI Otonomi Expo 2026, Dorong Daerah Kejar Transaksi dan Investasi

Tangerang, Sorottoday.id — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto resmi membuka APKASI Otonomi Expo 2026 di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (27/8/2026).

Pameran yang berlangsung hingga 29 Agustus 2026 ini menjadi ajang bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk mempromosikan berbagai potensi daerah, mulai dari komoditas unggulan, peluang investasi, produk pengadaan barang dan jasa, hingga inovasi pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bima Arya mengingatkan agar APKASI Otonomi Expo tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Menurutnya, keberhasilan expo harus diukur dari dampak nyata yang dihasilkan, terutama transaksi perdagangan dan realisasi investasi.

“Tantangannya adalah keluar dari rutinitas. Indikatornya tidak hanya jumlah pengunjung, tetapi jumlah transaksi dan realisasi investasi,” kata Bima Arya.

Ia menilai expo tersebut dapat menjadi sarana strategis untuk mempertemukan potensi daerah dengan pasar, investor, maupun mitra usaha. Karena itu, kepala daerah didorong aktif membangun kolaborasi dan memperkuat jejaring antardaerah.

Bima juga mengapresiasi para bupati yang tetap fokus menjalankan pelayanan dasar masyarakat di tengah berbagai tantangan, khususnya pada sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Sementara itu, Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah mendukung penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.

Bursah berharap pertemuan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam expo tersebut dapat menghasilkan kerja sama konkret yang berkelanjutan.

“Harapannya expo ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi menjadi momentum nyata bagi daerah-daerah untuk saling bertukar komoditas dan menjalin transaksi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Gubernur Banten Andra Soni yang turut hadir menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang lebih terintegrasi. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pangan, infrastruktur, serta pengembangan produk lokal.

“Expo ini, saran kami untuk melakukan inovasi, memperkuat sinergi, dan mengeksplor produk-produk lokal yang bisa diperdagangkan,” kata Andra Soni.

Banten dan Kabupaten Tangerang kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut. Andra menyebut kepercayaan itu menjadi kebanggaan sekaligus peluang bagi Banten untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid turut menyambut kehadiran para kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, keberadaan ratusan potensi dan produk daerah dalam satu forum membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.

Ia berharap APKASI Otonomi Expo 2026 mampu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus mendorong pengolahan potensi lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Dengan mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan, APKASI Otonomi Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM yang berkelanjutan,” ujar Maesyal.

Dengan demikian, APKASI Otonomi Expo 2026 tidak hanya menjadi ruang promosi produk daerah, tetapi juga diharapkan menjadi jembatan lahirnya transaksi, investasi, dan kolaborasi ekonomi antardaerah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *