Tangerang | sorottoday.id – Sebuah warung nasi milik warga di Kawasan Industri Purati Bonen, Desa Sukanegara, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, hangus dilalap api pada Minggu (12/4/2026) siang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.30 WIB dan menimpa warung milik Sainah (54), warga setempat. Api diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi bangunan.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa pertama kali diketahui setelah seorang sopir ekspedisi yang melintas berteriak meminta pertolongan karena melihat asap dan api mulai membesar dari dalam warung.
Dua saksi, Jumri (29) dan Kholid Anwar (25), yang merupakan petugas keamanan di pabrik sekitar lokasi, langsung keluar dari pos dan berupaya memadamkan api bersama warga.
“Saat kami keluar, api sudah mulai membesar. Kami langsung minta bantuan dan berusaha memadamkan bersama warga,” demikian keterangan saksi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB atau sekitar 30 menit setelah kejadian, berkat upaya cepat warga di lokasi.
Petugas dari Polsek Cikupa bersama jajaran Polresta Tangerang yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Syaiful Rus Diansyah langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Cikupa, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.
“Dugaan sementara berdasarkan keterangan saksi dan hasil cek TKP, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh isi warung, termasuk peralatan masak dan barang dagangan, hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah melalui Kapolsek Cikupa mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik, khususnya pada bangunan semi permanen.
“Periksa secara berkala instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Hindari penggunaan kabel yang sudah tidak layak, dan matikan aliran listrik saat meninggalkan bangunan dalam waktu lama,” imbaunya.
Sementara itu, pemilik warung, Sainah, masih dalam kondisi syok pascakejadian. Warga sekitar bersama keluarga disebut telah berinisiatif membuka bantuan untuk meringankan beban korban.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan kasus kebakaran dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.















