Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita

Wabup Tangerang Lepas Jalan Santai Harlah ke-103 NU di Balaraja

badge-check


Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melepas peserta jalan santai sarungan dengan mengibarkan bendera start pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) di Alun-alun Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (31/01/2026). Perbesar

Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah melepas peserta jalan santai sarungan dengan mengibarkan bendera start pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) di Alun-alun Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Sabtu (31/01/2026).

Tangerang | sorottoday.id — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Tangerang berlangsung semarak dan penuh makna. Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi melepas kegiatan jalan santai sarungan yang digelar di Alun-alun Kecamatan Balaraja, Sabtu (31/01/2026).

Ribuan warga Nahdliyin tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan mengenakan sarung, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan religius. Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa gerak jalan santai sarungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarat nilai dan pesan dakwah.

“Sarung melambangkan kesahajaan, kesantunan, dan identitas warga Nahdliyin. Jalan santai ini melambangkan kebersamaan. Ada pesan yang sangat indah bahwa dakwah, persaudaraan, dan persatuan bisa kita rawat dengan cara yang menyenangkan,” ujar Wabup Intan.

Ia menambahkan, NU bukan hanya organisasi kemasyarakatan keagamaan yang besar secara jumlah, tetapi juga menjadi rumah besar umat yang selama lebih dari satu abad konsisten mengajarkan Islam yang sejuk, toleran, penuh kasih sayang, serta menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah.

“NU telah menjaga tradisi sekaligus merawat persatuan bangsa. Di Kabupaten Tangerang, peran NU sangat luar biasa melalui pesantren, madrasah, majelis taklim, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum

16 April 2026 - 22:17 WIB

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan

16 April 2026 - 22:00 WIB

Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data

16 April 2026 - 21:37 WIB

Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis

15 April 2026 - 20:54 WIB

Trending di Berita