Tangerang | sorottoday.id – Respons cepat ditunjukkan Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, saat menerima laporan adanya rumah warga yang kondisinya memprihatinkan. Tanpa menunggu lama, ia langsung turun ke lapangan meninjau rumah milik Ibu Sumirah di Kampung Pos Sentul, RT 005/003, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, pada Senin (20/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Intan didampingi jajaran perangkat desa setempat. Ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian sekaligus langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan warganya.
“Kami langsung menindaklanjuti laporan yang masuk. Kondisi rumah ini memang sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan penghuninya,” ujar Intan di lokasi.
Ia menekankan bahwa rumah yang layak huni bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan keluarga. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menggencarkan program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target sekitar 1.000 unit setiap tahun.
“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Rumah Ibu Sumirah perlu penanganan segera agar beliau bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Tak hanya meninjau, Wabup Intan juga memberikan kepastian terkait percepatan renovasi. Ia bahkan menyebutkan bahwa proses perbaikan ditargetkan mulai dalam waktu dekat.
“InsyaAllah bulan ini kita mulai, paling cepat minggu depan sudah berjalan,” ucapnya memberi semangat kepada pemilik rumah.
Langkah cepat Pemerintah Desa Sentul pun mendapat apresiasi. Sekretaris Desa Sentul, Asep, menjelaskan bahwa pihaknya telah memasukkan renovasi rumah tersebut ke dalam prioritas anggaran desa dan menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung.
“Program ini sudah kami siapkan, termasuk tempat tinggal sementara bagi Ibu Sumirah selama proses renovasi berlangsung. Beliau akan tinggal di rumah saudaranya,” jelas Asep.
Sementara itu, Ibu Sumirah tak kuasa menahan haru atas perhatian yang diberikan pemerintah. Ia mengungkapkan kondisi rumahnya yang kian mengkhawatirkan, terutama saat hujan turun.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas bantuannya. Atap rumah sering bocor dan dindingnya sudah rapuh, saya khawatir ambruk,” tuturnya.
Dengan langkah cepat ini, diharapkan proses renovasi dapat segera terealisasi, sehingga Ibu Sumirah dan keluarga bisa kembali tinggal dengan aman dan nyaman di rumah yang layak huni.














