“Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia menambahkan, keberadaan Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqliyyah diharapkan dapat menjadi pusat ibadah, dakwah, serta pembinaan umat, sekaligus memperkokoh harmoni sosial di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang.
“Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan Kabupaten Tangerang senantiasa diberkahi Allah SWT,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga menerima penganugerahan pin kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menjaga, melestarikan nilai-nilai budaya, adat, serta persatuan bangsa.
Acara peresmian Masjid Kasepuhan Tangerang Raya Al-Istiqliyyah turut dihadiri pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah Abuya Tohawi Romli (Abah Entoh), unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, santri, serta jamaah dari berbagai wilayah di Tangerang Raya.















