Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita

Reses DPRD Kabupaten Bogor di Jasinga Dinilai Memprihatinkan, Peserta Keluhkan Minimnya Konsumsi

badge-check


Foto Ist: Suasana kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) V yang digelar di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (10/2/2026). Perbesar

Foto Ist: Suasana kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) V yang digelar di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (10/2/2026).

Bogor | sorottoday.id – Pelaksanaan kegiatan Reses Anggota DPRD Kabupaten Bogor Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Daerah Pemilihan (Dapil) V yang digelar di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (10/2/2026), dinilai kegiatan tersebut dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan reses yang seharusnya menjadi wadah strategis penyerapan aspirasi masyarakat justru dinilai tidak dipersiapkan secara maksimal. Bahkan, persoalan konsumsi menjadi keluhan utama para peserta yang hadir.

Salah seorang peserta reses yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut, dari sisi pelayanan dasar saja, panitia dinilai tidak mampu memenuhi kebutuhan peserta.

“Reses kali ini sangat memprihatinkan. Untuk urusan konsumsi saja kekurangan. Padahal ini kegiatan resmi DPRD,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengelolaan kegiatan yang menggunakan anggaran negara. Ia menilai, hal seperti ini seharusnya tidak terjadi dalam agenda resmi lembaga legislatif yang menyangkut kepentingan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum

16 April 2026 - 22:17 WIB

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan

16 April 2026 - 22:00 WIB

Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data

16 April 2026 - 21:37 WIB

Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis

15 April 2026 - 20:54 WIB

Trending di Berita