“Sesuai dengan arahan dari Bappeda, usulan dari 50 prioritas ini harus didistribusikan, antara lain 10 persennya untuk pemerintahan, 30 persennya perekonomian, 10 persennya kesehatan, 25 persennya pendidikan, 15 persennya institusi pemerintah, dan 5 persennya lingkungan hidup,” jelasnya.
Sektor perekonomian menjadi prioritas tertinggi karena dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Kecamatan Kresek. “Kami memiliki UMKM yang begitu unggul, yaitu dari kuliner ada ciri khasnya makanan tambelor dan telur asin khas Kresek,” ungkap Ramawinata.
Selain itu, Kecamatan Kresek juga menaruh perhatian pada penguatan infrastruktur penunjang ekonomi rakyat.
“Kami juga memiliki pasar yang cukup strategis yaitu Pasar Kresek, sehingga dari semua wilayah termasuk Gunung Kaler, Mekar Baru, bahkan sebagian dari Serang tertuju ke Pasar Kresek ini, sehingga kami membutuhkan untuk revitalisasi Pasar Kresek ini meskipun memang ada kendala, tanahnya masih tanah desa,” katanya.
Sementara itu, Plt. Sekretaris Bappeda Kabupaten Tangerang, Sri Indriastuti Widyaningsih, menegaskan bahwa seluruh usulan masih akan melalui tahapan lanjutan di tingkat kabupaten.















