banner 1000x500
Berita  

Memasuki Bulan Kawalu, Kawasan Baduy Dalam Resmi Ditutup Selama Tiga Bulan

“Setelah Kawalu biasanya dilanjutkan dengan Ngalaksa, kemudian Seba. Pada masa Kawalu dulu Urang Kanekes Baduy tidak boleh keluar dan tidak menerima tamu, serta tidak banyak bicara. Kini tradisi tersebut masih dijalankan secara ketat oleh Baduy Dalam,” ujarnya.

Pada momentum pelaksanaan tradisi Kawalu ini, Rohendi mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati dan menghargai kearifan lokal serta adat budaya Baduy yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Harapannya, mari kita hargai mereka,” pungkasnya.

red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *