banner 1000x500
Berita  

Memasuki Bulan Kawalu, Kawasan Baduy Dalam Resmi Ditutup Selama Tiga Bulan

“Tetap bisa berkunjung ke Baduy Dalam jika ada urusan khusus dan perorangan atau maksimal di bawah 10 orang, namun harus didampingi langsung oleh Kepala Desa Adat Kanekes (Jaro Oom),” lanjut keterangan dalam surat.

Sementara itu, aktivitas Saba Budaya Baduy masih tetap dapat dilakukan di wilayah Baduy Luar. Sejumlah kampung yang masih terbuka untuk kunjungan antara lain Kampung Kaduketug 1, Kampung Cipondok, Kampung Kaduketug 2 dan 3, serta wilayah Baduy Luar lainnya seperti Lebak Jeruk Balingbing, Marengo, Cikuya, Gajeboh, Kadujangkung, Kadugede, Karahkal Cicempaka, Cijanar, Ciranji, Lebak Huni, dan kawasan Baduy Luar lainnya di luar Baduy Dalam.

Pemerhati Budaya Banten, Rohendi, menjelaskan bahwa Kawalu merupakan tradisi sakral masyarakat Baduy sebagai bentuk pembersihan diri dan jiwa yang berlangsung selama tiga bulan.

“Selama tiga bulan itu, ada satu hari mereka diwajibkan untuk berpuasa sesuai dengan keturunannya, yaitu Kawalu Tembey, Kawalu Nengah, dan Kawalu Tutug,” jelas Rohendi.

Ia menambahkan, pelaksanaan Kawalu ditentukan berdasarkan perhitungan kalender adat Baduy, dan berakhir menjelang musim panen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *