banner 1000x500

Lewat Program Kami Mendengar, Diskominfo Bogor Serap Keluhan dan Kebutuhan SDN 02 Citeureup

Bogor, sorottoday.id — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat melalui Program Kami Mendengar. Menindaklanjuti arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, memimpin apel pagi sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah di SDN 02 Citeureup, Kecamatan Citeureup, Senin (22/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan, khususnya di sektor pendidikan, sekaligus memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Dalam amanatnya saat upacara, Bambang Widodo Tawekal menegaskan bahwa kunjungan ke sekolah merupakan instruksi langsung dari Bupati Bogor agar perangkat daerah lebih dekat dengan masyarakat dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi.

“Kami ditugaskan untuk hadir langsung di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah, guna mendengarkan aspirasi serta melihat kondisi riil yang nantinya menjadi bahan evaluasi dan penyusunan program pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain menyerap masukan dari pihak sekolah, Bambang juga memberikan edukasi kepada para siswa terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia mengingatkan agar para pelajar tidak mudah menerima pemberian dari orang yang tidak dikenal dan segera melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada guru maupun orang tua.

Dalam dialog bersama pihak sekolah, sejumlah kebutuhan turut disampaikan. Mulai dari peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, penanganan genangan air saat musim hujan, penggantian bendera Merah Putih yang sudah tidak layak pakai, penguatan identitas sekolah, hingga dukungan akses internet untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Bambang juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga menyampaikan harapan agar SDN 02 Citeureup dan SDN Puspanegara 03 kembali menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedua sekolah tersebut sebelumnya sempat menjadi lokasi uji coba program pada tahun 2025.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bambang menyatakan akan meneruskannya kepada pimpinan dan instansi terkait sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan program ke depan.

“Kami akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinan. Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat, kuat, dan mampu belajar dengan lebih optimal,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN 02 Citeureup, Joni Sugiarto, mengapresiasi pelaksanaan Program Kami Mendengar yang dinilai efektif sebagai sarana komunikasi antara sekolah dan pemerintah daerah

Menurutnya, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu mendapat perhatian, di antaranya kembalinya Program Makan Bergizi Gratis serta penambahan fasilitas toilet seiring meningkatnya jumlah peserta didik di sekolah tersebut.

Melalui Program Kami Mendengar, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap hubungan komunikasi dengan masyarakat semakin erat, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran serta menjawab kebutuhan warga, khususnya di bidang pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *