Meski demikian, DLH memastikan pembersihan total akan dilakukan begitu kondisi air benar-benar surut. Armada tambahan dan personel akan dikerahkan untuk menyisir seluruh sudut permukiman hingga bersih menyeluruh.
“Tahap awal ini kami turunkan 30 personel dengan dua unit truk sampah. Setelah banjir surut, pembersihan akan kami lanjutkan sampai ke dalam perumahan,” tegasnya.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui DLH juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke saluran air. Kebiasaan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang memperparah dampak banjir saat curah hujan tinggi.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan dan akan berupaya maksimal memulihkan kondisi kebersihan di seluruh wilayah terdampak banjir,” pungkas Iwan.














