“Anak-anakku semua adalah estafet kepemimpinan bangsa ini. Di pundak kalian masa depan daerah dan negara dititipkan. Mudah-mudahan kegiatan ini bukan hanya dilaksanakan hari ini saja, tetapi dapat berlanjut mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah, agar paham radikalisme tidak memiliki ruang di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh guru pendamping serta perwakilan siswa SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang. Acara menghadirkan narasumber dari unsur Densus 88 Anti Teror, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta lembaga sosial tingkat Provinsi Banten, sebagai upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan.








