Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita

Audiensi Disepakati, Pejabat Menghilang: Kemenag Kabupaten Tangerang Dinilai Abaikan KWRI

badge-check


Foto Ist: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang Perbesar

Foto Ist: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang

Tangerang | sorottoday.id — Sikap Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang menjadi sorotan tajam. Pasalnya, agenda audiensi resmi yang telah dijadwalkan bersama Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tangerang justru berujung kekecewaan. Saat pengurus KWRI hadir sesuai waktu yang ditentukan, tak satu pun pejabat struktural Kemenag terlihat hadir, Rabu (4/2/2026).

Alih-alih ditemui pimpinan atau pejabat berwenang, audiensi tersebut hanya diwakili oleh staf. Situasi ini dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan bahkan sikap abai terhadap organisasi wartawan yang datang secara resmi dan terjadwal.

Padahal, pengurus KWRI Kabupaten Tangerang telah lebih dulu melayangkan surat permohonan audiensi secara resmi kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tangerang jauh sebelum hari pelaksanaan. Audiensi itu bertujuan untuk menjalin silaturahmi, memperkenalkan kepengurusan baru, serta membuka ruang kemitraan strategis antara Kemenag dan insan pers.

Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Heri Yanto, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan tersebut. Ia menilai, absennya pejabat Kemenag dalam forum resmi mencerminkan minimnya itikad baik dalam membangun komunikasi dengan organisasi wartawan.

“Kami datang sesuai dengan konfirmasi dari Kemenag. Kami diminta hadir pada Rabu, 4 Februari 2026 pukul 10.00 WIB. Namun ketika sampai di kantor, kami hanya disambut oleh staf. Tidak ada satu pun pejabat,” tegas Heri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum

16 April 2026 - 22:17 WIB

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan

16 April 2026 - 22:00 WIB

Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data

16 April 2026 - 21:37 WIB

Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis

15 April 2026 - 20:54 WIB

Trending di Berita