Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Pemerintahan

Wabup Intan Turun Tangan, Harga Pangan di Tangerang Dipastikan Aman Jelang Ramadan

badge-check


Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Bahan Pokok dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (22/1/2026), Perbesar

Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Bahan Pokok dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (22/1/2026),

Tangerang | sorottoday.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tancap gas menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadan. Hal itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Harga Bahan Pokok dan Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 yang dipimpin langsung Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, di Ruang Rapat Wareng, Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (22/1/2026).

Dalam arahannya, Wabup Intan menekankan agar pelaksanaan GPM tidak sekadar bersifat simbolis, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan, sasaran penerima harus tepat dan komoditas yang disediakan wajib menyesuaikan kebutuhan riil masyarakat dengan subsidi harga sekitar Rp40.000 hingga Rp45.000 per paket.

“GPM Tahun 2026 ini harus betul-betul menyentuh masyarakat. Jangan seremonial. Paketnya fleksibel, komoditasnya menyesuaikan kondisi harga pasar. Kalau telur dan ayam mahal, itu yang harus kita hadirkan,” tegas Wabup Intan.

Ia juga meminta seluruh camat melakukan validasi data warga miskin dan miskin ekstrem agar bantuan pangan tidak salah sasaran. Wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang seperti Teluknaga, Pakuhaji, Sepatan, Kronjo, Kemiri, dan Mekar Baru disebut menjadi prioritas perhatian.

Tak hanya itu, Intan mendorong keterlibatan petani dan peternak lokal dalam penyediaan bahan pangan guna mendukung GPM sekaligus menekan harga di pasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Wabup Tangerang Sidak Pasar Kelapa Dua, Pengunjung Turun 15 Persen

14 April 2026 - 20:41 WIB

Bupati Tangerang Raih Top Pembina BUMD di Ajang BUMD Award 2026

13 April 2026 - 21:21 WIB

Bupati Moch. Maesyal Rasyid Turun Tangan, 62 Bangunan Liar di Bantaran Sungai Cirarab Dibongkar

12 April 2026 - 21:25 WIB

Wabup Intan Buka Seleksi Paskibraka 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

6 April 2026 - 17:22 WIB

Trending di Pemerintahan