banner 1000x500

Truk Diduga Rem Blong Terjang Belasan Motor di Simpang Unisma Bekasi, Satu Orang Tewas

Bekasi, sorottoday.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (29/6/2026) pagi. Sebuah truk boks bersayap (wing box) diduga mengalami rem blong hingga menabrak belasan sepeda motor yang sedang berhenti di lampu merah.

Akibat insiden tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara sedikitnya tujuh korban lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Saksi mata di lokasi, Bayu Sukma Nugraha, mengatakan truk melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi saat lampu lalu lintas masih menunjukkan warna merah.

“Dari jauh sudah kelihatan lajunya kencang. Lampu merah juga masih menyala. Truk langsung menghantam motor-motor yang sedang berhenti,” ujar Bayu.

Menurutnya, truk tidak hanya menabrak kendaraan yang sedang mengantre di lampu merah, tetapi juga menyapu sejumlah kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang tengah melintas di persimpangan.

Bayu memperkirakan sedikitnya 14 unit sepeda motor terlibat dalam kecelakaan tersebut. Benturan keras membuat sejumlah kendaraan ringsek dan para pengendaranya terseret beberapa meter sebelum truk akhirnya berhenti di median jalan.

“Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena. Yang saya tahu satu orang meninggal, pengemudi ojek online. Yang luka-luka sekitar tujuh orang,” katanya.

Rekaman video dan foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi kendaraan yang rusak parah dan berserakan di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah warga tampak berupaya memberikan pertolongan kepada korban sebelum petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, petugas kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kendaraan, serta mendata identitas para korban. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh sistem pengereman truk yang tidak berfungsi saat kendaraan melaju menuju persimpangan. Polisi juga masih memeriksa sopir truk serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab insiden tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *