Menu

Mode Gelap
Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis Sindikat Oplosan LPG 3 Kg di Lebak Raup Ratusan Juta, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita

Geger! Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Kebun Teh, Ada Senjata Api Rakitan di Lokasi

badge-check


Geger! Mayat Pria Bersimbah Darah Ditemukan di Kebun Teh, Ada Senjata Api Rakitan di Lokasi Perbesar

Cianjur | sorottoday.id – Warga Desa Sukanagara digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di area perkebunan teh pada Jumat pagi (10/04/2026). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka serius di bagian kepala yang diduga akibat tembakan senjata api.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di Kampung Sirnagalih III, RT 08/05, Desa Sukanagara, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, tepatnya di kawasan perkebunan teh PTPN Pasirnangka Blok Batubedug (PAN 3) yang kini dikelola oleh PT Quantum.

Korban diketahui bernama Ade Suhaya (56), seorang wiraswasta asal Kampung Langensari, Desa Sukanagara. Identitasnya berhasil dikenali tak lama setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Dani Nurdani (44), seorang mandor perkebunan. Saat itu, ia tengah melakukan pengecekan rutin di area kebun. Dari kejauhan, saksi mengira melihat terpal berwarna biru yang biasa digunakan untuk menampung daun teh.

Namun, kecurigaan muncul saat objek tersebut didekati menggunakan sepeda motor. Betapa terkejutnya saksi ketika mendapati sosok pria tergeletak dengan mengenakan jaket biru dalam kondisi bersimbah darah.

“Awalnya saya kira terpal, tapi setelah didekati ternyata mayat. Lukanya parah di bagian kepala,” ujar Dani.

Tak hanya itu, di sekitar lokasi kejadian juga ditemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis senapan cuplis (dorlok) dalam kondisi terbuka seperti patah, yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Sukanagara bersama Satreskrim Polres Cianjur dan tim identifikasi (Inafis) langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah TKP. Aparat juga berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, tenaga medis dari Puskesmas Sukanagara, serta pemerintah desa setempat guna penanganan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka robek serius di bagian dahi yang menembus hingga ke belakang kepala, sebagaimana tertuang dalam visum et repertum.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami keberadaan senjata api rakitan yang ditemukan di lokasi. Polisi juga belum menyimpulkan apakah insiden tersebut merupakan tindak pidana atau peristiwa lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum

16 April 2026 - 22:17 WIB

AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan

16 April 2026 - 22:06 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan

16 April 2026 - 22:00 WIB

Pemdes Sinar Laut Klarifikasi Isu Sengketa Lahan, Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data

16 April 2026 - 21:37 WIB

Kasus Pornografi Anak Terbongkar di Indramayu, Pelaku Imingi Korban Gaji Fantastis

15 April 2026 - 20:54 WIB

Trending di Berita