Menu

Mode Gelap
Aksi Nyata Hari Bumi, Intan Nurul Hikmah Pimpin Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni Resmikan Kantor BPJS Tigaraksa, Moch Maesyal Rasyid Tancap Gas Perkuat Layanan Kesehatan 3,5 Juta Warga Wabup Intan Canangkan GASPOL, Jurus Baru Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok di Tangerang Ujian Kesetaraan Paket C di PKBM Merah Putih Cisoka Berjalan Lancar, 60 Warga Belajar Ikuti Ujian K3S Ciampea Bantah Isu Pungli Asesmen Sumatif, Tegaskan Proses Sesuai Aturan Polda Banten Sikat Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak, Alat Berat Disita

Kesehatan

Wabup Intan Dorong Kader MKIA Perkuat Peran Promotif dan Preventif Berbasis Keluarga

badge-check


Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan arahan saat membuka kegiatan Optimalisasi Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) Se-Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Warung Sunda Telaga Bestari, Jumat (27/02/2026). Perbesar

Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menyampaikan arahan saat membuka kegiatan Optimalisasi Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) Se-Kabupaten Tangerang Tahun 2026 di Warung Sunda Telaga Bestari, Jumat (27/02/2026).

Tangerang | sorottoday.idWakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meminta seluruh Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif berbasis komunitas serta keluarga guna meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Hal tersebut disampaikan Wabup Intan saat membuka kegiatan Optimalisasi Kader Motivator Kesehatan Ibu dan Anak (MKIA) Se-Kabupaten Tangerang dalam Penguatan Ketahanan Keluarga untuk Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2026 yang digelar di Warung Sunda Telaga Bestari, Jumat (27/02/2026).

“Saya mohon kepada kader-kader MKIA ini untuk terus memperkuat pendekatan promotif dan preventif yang berbasis komunitas dan keluarga untuk menghadapi tantangan sosial dan demografi yang makin kompleks dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta ketahanan keluarga,” pinta Wabup Intan.

Menurutnya, keberadaan Kader MKIA memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab dinamika dan kebutuhan masyarakat.

“Kader MKIA tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kesehatan, tetapi juga sebagai pendamping keluarga dalam membangun perilaku hidup sehat, melakukan deteksi dini risiko kesehatan ibu dan anak, serta menjadi penghubung antara masyarakat dan fasilitas layanan kesehatan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus mendukung penguatan kapasitas kader, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mengembangkan program-program kesehatan berbasis keluarga.

Wabup Intan berharap melalui kegiatan tersebut, para kader MKIA semakin responsif, informatif, dan humanis dalam memberikan edukasi serta mendampingi keluarga secara berkelanjutan demi terwujudnya generasi Kabupaten Tangerang yang sehat, kuat, dan berkualitas.

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader MKIA terkait kesehatan ibu dan anak berbasis keluarga serta mampu mendorong keterlibatan keluarga dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu dan anak,” ujarnya.

Wabup Intan juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi para kader MKIA yang telah berkontribusi dalam mendukung pencapaian indikator kesehatan ibu dan anak serta target pembangunan berkelanjutan.

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader MKIA yang hadir dari berbagai kecamatan. Semangat dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian merupakan kekuatan besar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Tangerang, Atif, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen seluruh kader MKIA untuk meningkatkan kinerja dalam menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

“Kita hari ini tidak lagi berbicara tentang bagaimana mendampingi ibu hamil risiko tinggi, tapi bagaimana kita mengoptimalkan kinerja mengerem angka kematian ibu dan bayi yang baru dilahirkan,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Nyata Hari Bumi, Intan Nurul Hikmah Pimpin Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni

22 April 2026 - 20:44 WIB

Resmikan Kantor BPJS Tigaraksa, Moch Maesyal Rasyid Tancap Gas Perkuat Layanan Kesehatan 3,5 Juta Warga

22 April 2026 - 20:32 WIB

Wabup Intan Canangkan GASPOL, Jurus Baru Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok di Tangerang

22 April 2026 - 20:27 WIB

Wabup Intan Gerak Cepat Tinjau Rumah Nyaris Ambruk di Balaraja, Renovasi Dipastikan Segera Dimulai

20 April 2026 - 21:36 WIB

Wabup Intan Tekankan Disiplin ASN sebagai Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

20 April 2026 - 13:38 WIB

Trending di Pemerintahan