Menu

Mode Gelap
Aksi Nyata Hari Bumi, Intan Nurul Hikmah Pimpin Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni Resmikan Kantor BPJS Tigaraksa, Moch Maesyal Rasyid Tancap Gas Perkuat Layanan Kesehatan 3,5 Juta Warga Wabup Intan Canangkan GASPOL, Jurus Baru Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok di Tangerang Ujian Kesetaraan Paket C di PKBM Merah Putih Cisoka Berjalan Lancar, 60 Warga Belajar Ikuti Ujian K3S Ciampea Bantah Isu Pungli Asesmen Sumatif, Tegaskan Proses Sesuai Aturan Polda Banten Sikat Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak, Alat Berat Disita

Berita

Bentengi Generasi Muda dari Ancaman Radikalisme, Wabup Tangerang Gaungkan Sinergi Lintas Sektor

badge-check


Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme bagi peserta didik SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang. Perbesar

Foto Ist: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme bagi peserta didik SMA/SMK se-Kabupaten Tangerang.

Tangerang | sorottoday.id — Ancaman radikalisme yang kian menyasar generasi muda menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tangerang. Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, secara resmi membuka kegiatan Sinergi Lintas Sektor Pencegahan Radikalisme bagi peserta didik SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa, Selasa (3/2/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter, keteladanan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan menjadi benteng utama dalam menangkal masuknya paham radikalisme di kalangan pelajar.

“Benteng terbaik untuk melawannya adalah pendidikan karakter, keteladanan, dan penguatan nilai kebangsaan. Untuk mencegah masuknya paham radikalisme kepada anak-anak kita, khususnya di tingkat SMA, kegiatan ini melibatkan guru dan murid dengan menghadirkan narasumber yang kompeten,” tegas Intan.

Menurutnya, radikalisme saat ini tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan terbuka, melainkan sering menyusup secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, hingga ajakan yang dikemas seolah paling benar. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara kolaboratif melibatkan berbagai pihak.

“Radikalisme sering kali masuk secara halus melalui informasi menyesatkan, ujaran kebencian, serta ajakan yang dibungkus seolah-olah paling benar. Ini tugas kita bersama, mulai dari dunia pendidikan, keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pelajar itu sendiri,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Nyata Hari Bumi, Intan Nurul Hikmah Pimpin Tanam 1.000 Pohon di Situ Cihuni

22 April 2026 - 20:44 WIB

Resmikan Kantor BPJS Tigaraksa, Moch Maesyal Rasyid Tancap Gas Perkuat Layanan Kesehatan 3,5 Juta Warga

22 April 2026 - 20:32 WIB

Wabup Intan Canangkan GASPOL, Jurus Baru Kendalikan Inflasi dan Harga Bahan Pokok di Tangerang

22 April 2026 - 20:27 WIB

Ujian Kesetaraan Paket C di PKBM Merah Putih Cisoka Berjalan Lancar, 60 Warga Belajar Ikuti Ujian

22 April 2026 - 16:12 WIB

K3S Ciampea Bantah Isu Pungli Asesmen Sumatif, Tegaskan Proses Sesuai Aturan

22 April 2026 - 12:18 WIB

Trending di Berita