Mahdiar mengimbau agar warga tidak menelan informasi mentah-mentah yang dapat memicu kepanikan massal. Ia menekankan bahwa sirine adalah tanda kesiapsiagaan, bukan berarti kondisi darurat ekstrem telah terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan petugas di lapangan,” tambahnya.
Saat ini, BPBD Kota Tangerang telah menyiagakan personel gabungan dan relawan di titik-titik rawan banjir. Fokus utama petugas adalah melakukan pemantauan berkelanjutan serta mempersiapkan evakuasi jika curah hujan terus meningkat dalam beberapa jam ke depan.








