Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Tangerang Riki Pebriadi memastikan stok pangan di wilayah Tangerang Raya dalam kondisi aman. Saat ini Bulog memiliki cadangan beras sekitar 54.300 ton, yang diperkirakan cukup hingga hampir satu tahun ke depan.
“Selain beras, stok minyak goreng ‘Minyak Kita’ sekitar 11.000 ton, ditambah minyak premium, gula pasir, dan komoditas lainnya siap disalurkan untuk stabilisasi harga,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang Resmiyati Marningsih menyebut Indeks Perkembangan Harga (IPH) masih terkendali. Pihaknya terus melakukan pemantauan harga mingguan serta intervensi pasar, termasuk distribusi langsung minyak goreng ke pengecer dan pelaksanaan Warung Tekan Inflasi sepanjang 2026.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, perwakilan OPD, camat se-Kabupaten Tangerang, Perum Bulog Cabang Tangerang, serta instansi terkait lainnya.
red








