Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Karawang, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa titik tanggul yang jebol berada di area sipon, yakni jalur aliran air irigasi yang berfungsi mengairi persawahan.
“Air irigasi masuk melalui sipon yang jalurnya terhubung langsung ke pemukiman warga. Struktur tanggul di titik ini memang sudah tua dan sebelumnya sudah menunjukkan keretakan,” jelas Tri.
Ia memperkirakan proses perbaikan darurat akan memakan waktu sekitar tiga hingga lima hari, tergantung kondisi cuaca dan debit air.
red








