TANGERANG –sorottoday.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menggelar kegiatan pembinaan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik di sekolah umum. Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat kualitas proses pembelajaran PAI melalui pemahaman mengenai model-model pembelajaran serta desain pembelajaran modern yang sesuai dengan perkembangan dunia pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala Kementerian Agama H.Akhmad Jubaedi, S.Ag.,M.pd. menyampaikan apresiasi kepada Plt. Kepala Seksi PAIS beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan ini penting untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan berkualitas.
“Saya atas nama pribadi dan sebagai Kepala Kantor mengapresiasi ikhtiar Seksi PAIS dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Guru-guru PAI harus terus ditingkatkan kompetensinya, diberikan pemahaman baru mengenai model dan desain pembelajaran modern,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik, khususnya di sekolah umum. Selain menyampaikan materi keagamaan, guru PAI turut berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan membangun karakter generasi muda.
“Guru PAI merupakan garda terdepan dalam mewarnai akhlak siswa di sekolah umum melalui pemahaman keagamaan. Karena itu, kompetensi guru harus terus diperkuat agar mampu memberikan pelayanan pembelajaran yang baik bagi siswa,” ungkapnya.
Pembinaan ini ditujukan bagi guru PAI pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Peserta kegiatan merupakan guru-guru yang telah memiliki sertifikat pendidik sebagai bentuk pengakuan atas profesionalisme mereka.
Berdasarkan keterangan panitia, kegiatan pembinaan dilaksanakan selama dua hari. Sebanyak 225 guru mengikuti kegiatan pada hari pertama, sedangkan 196 guru dijadwalkan mengikuti kegiatan pada hari berikutnya, sehingga total peserta mencapai 421 guru.
Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui dukungan anggaran hibah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peningkatan mutu pendidikan agama di sekolah-sekolah umum.
Ke depan, pihak Kementerian Agama juga membuka peluang untuk mengembangkan inovasi program pada 2027, termasuk kemungkinan dukungan beasiswa pendidikan bagi guru, dengan tetap mempertimbangkan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru PAI semakin profesional, inovatif, dan mampu menghadirkan pembelajaran agama yang berkualitas sekaligus memperkuat pembentukan akhlak peserta didik di lingkungan sekolah.







