Tangerang | sorottoday.id – Polresta Tangerang terus mengembangkan penyelidikan terkait penemuan jasad seorang pelajar di ujung muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kamis (9/4/2026).
Kapolresta Tangerang, Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.
“Hingga kini, Satreskrim Polresta Tangerang telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut,” ujar Indra Waspada, Minggu (12/4/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan saksi dilakukan untuk menyusun kronologi kejadian secara utuh, termasuk mendalami dugaan adanya keterlibatan aksi tawuran yang melatarbelakangi insiden tersebut.
“Termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tindak kekerasan. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya sejumlah luka pada tubuh korban, yakni di bagian dada sebelah kanan dan tangan kanan.
“Luka tersebut diduga akibat benda tajam,” jelas Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Selain itu, polisi juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan korban dengan aksi tawuran yang sebelumnya terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi saat ini masih dianalisis untuk memperjelas rangkaian kejadian.
Kapolresta menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan hingga pelaku berhasil diungkap.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Apabila ada yang mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian, kami harap segera melapor,” pungkasnya.
Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung dengan fokus pada pengumpulan alat bukti dan penguatan keterangan saksi guna mengungkap pelaku di balik kematian pelajar tersebut.















