Tangerang, Sorottoday.id — Dedikasi selama 20 tahun sebagai kader kesehatan membawa Erna Yanti, Kader Posyandu Lili 3, Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, melaju ke tingkat nasional.
Erna resmi mewakili Provinsi Banten dalam Penilaian Kader Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Tahapan penilaian dan pemaparan materi verifikasi digelar secara daring dari Ruang Rapat Camat Mauk, Kabupaten Tangerang, Senin (21/9/2026).
Kegiatan tersebut berdasarkan Surat Undangan Kemenkes RI Nomor PK.06.02/B.IV/878/2026.
Dalam pemaparan tersebut, Erna menyampaikan berbagai pengalaman, pencapaian, serta inovasi yang selama ini dijalankannya dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat.
Empat inovasi yang menjadi unggulannya yakni UPIK CERDAS (Upaya PIK 2 Cegah dan Atasi Bersama Stunting), KETUK TB (Kader Temukan, Kunjungi, dan Tuntaskan Pengobatan TB), KP-ASI (Kader Peduli ASI Eksklusif), serta RBJ (Rumah Bebas Jentik).
Camat Mauk, Angga Yulyantono, mengapresiasi capaian Erna yang dinilai telah membawa nama Kabupaten Tangerang dan Banten ke tingkat nasional.
“Alhamdulillah, Ibu Erna Yanti sebagai salah satu kader terbaik di Kabupaten Tangerang hari ini mewakili Provinsi Banten dalam rangka penilaian kader berprestasi tingkat nasional,” kata Angga.
Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga jajaran kesehatan di tingkat kecamatan dan desa.
“Semua itu berkat dukungan, arahan, dan bimbingan Bapak Bupati, Wakil Bupati Tangerang dan Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tangerang beserta seluruh jajaran, baik dari PMD, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kecamatan, hingga Desa,” ujarnya.
Angga berharap pencapaian Erna dapat menjadi pemicu bagi kader lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Erna mengaku bersyukur dapat mencapai tahap nasional setelah melewati rangkaian seleksi secara berjenjang.
“Saya bangga berada di titik sekarang ini mewakili kader se-Provinsi Banten. Alhamdulillah tidak gampang dan tidak mudah untuk mencapai seperti ini,” ungkap Erna.
Ia menjelaskan, proses seleksi dimulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Setelah bersaing dengan kader dari berbagai daerah di Banten, Erna berhasil menjadi yang terbaik pertama di tingkat provinsi.
Setelah 20 tahun mengabdi, Erna mengaku tetap ingin belajar dan berbagi pengetahuan dengan kader lainnya.
“Harapan saya mudah-mudahan saya tetap rendah hati, bisa bermanfaat untuk masyarakat khususnya, dan kader-kader lain bisa seperti saya. Yang penting kita mau belajar dan terus belajar,” pungkasnya.
(Red)







