Menu

Mode Gelap
Polda Banten Razia THM di Serang, Waspadai Peredaran Narkoba Modus Vape Etomidate 100 WB Ikuti Ujian Kesetaraan di PKBM Khatulistiwa, Harapan Baru untuk Masa Depan Lebih Baik Intan Nurul Hikmah Ajak Kang Nong Bangun Citra Positif Pariwisata Kabupaten Tangerang Usai Jalani Detoksifikasi, Tersangka Kepemilikan Tramadol di Kronjo Kembali Jalani Proses Hukum AHY Apresiasi Hunian Nelayan di Mauk Tangerang, Kolaborasi Pusat-Daerah Dinilai Jadi Model Pembangunan Berkelanjutan Polda Metro Jaya Bongkar Kasus LPG Oplosan, 11 Tersangka Diamankan

Pendidikan

100 WB Ikuti Ujian Kesetaraan di PKBM Khatulistiwa, Harapan Baru untuk Masa Depan Lebih Baik

badge-check


100 WB Ikuti Ujian Kesetaraan di PKBM Khatulistiwa, Harapan Baru untuk Masa Depan Lebih Baik Perbesar

Bogor | sorottoday.id – Semangat menempuh pendidikan tak pernah padam. Hal itu terlihat dari antusiasme 100 Warga Belajar (WB) yang mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan di PKBM Khatulistiwa, Kampung Leuweng Gede, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sabtu (18/4/2026).

Pelaksanaan ujian yang digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (18–19 April 2026), berlangsung tertib dan lancar. Para peserta tampak serius mengerjakan soal sebagai bagian dari upaya meraih pengakuan pendidikan setara sekolah formal.

Kepala PKBM Khatulistiwa, Abdul Rohmah, menegaskan bahwa seluruh proses ujian dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia memastikan tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan.

“Ujian ini menjadi momentum penting bagi warga belajar untuk mendapatkan pengakuan yang setara dengan pendidikan formal,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Abdul Rohmah, keberadaan program pendidikan kesetaraan menjadi solusi bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala mengakses pendidikan formal. Melalui PKBM, mereka kini memiliki kesempatan untuk memperbaiki masa depan.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai pintu masuk untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan ijazah kesetaraan, para peserta diharapkan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi atau membuka peluang kerja yang lebih luas.

“Harapannya, seluruh peserta bisa lulus dengan hasil maksimal dan memanfaatkan ijazah ini sebagai bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.

Selama pelaksanaan, pengawasan dilakukan secara ketat guna menjaga integritas ujian. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses berjalan jujur, transparan, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

asp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Mark Up Anggaran Gaji Honorer, SDN 2 Cilangkahan Lebak Jadi Sorotan

11 Maret 2026 - 21:15 WIB

Kunjungan Kerja Wakil Pimpinan Redaksi Sorot Banten ke Ketua PGRI Kecamatan Cikeusik Bahas Kemajuan Pendidikan

6 Maret 2026 - 23:41 WIB

Roti Berjamur Dibagikan ke Siswa, Program MBG di SMPN 4 Tigaraksa Tuai Kecaman Keras

1 Maret 2026 - 22:57 WIB

Gagalnya Pengawasan Dana Pendidikan, SMPN 2 Tenjo Rusak Meski Anggaran Mengucur

10 Februari 2026 - 18:28 WIB

Polda Banten Turun ke SMP, Bentengi Pelajar dari Kenakalan Remaja

9 Februari 2026 - 12:51 WIB

Trending di Pendidikan