Tangerang, Sorottoday.id — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama pegiat otomotif Kabupaten Tangerang menggelar KNPI Drag Bike 2026 sebagai wadah resmi bagi pecinta balap motor sekaligus upaya menekan aksi balap liar di jalan raya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Ajang ini menjadi ruang bagi para pembalap untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang otomotif melalui kompetisi yang lebih terarah, aman, dan terorganisasi.
Ketua KNPI Kabupaten Tangerang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendorong generasi muda agar menyalurkan minat di bidang otomotif melalui kegiatan yang positif dan terarah.
“Kami dari KNPI mendukung kegiatan kepemudaan yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Melalui KNPI Drag Bike 2026, kami berharap para pecinta otomotif memiliki wadah resmi untuk berkompetisi sekaligus mengurangi aksi balap liar di jalan raya,” Ujar M Yusuf Basnar.
Sementara itu, Ketua penyelenggara mengatakan, KNPI Drag Bike 2026 digelar untuk menjawab aspirasi para pegiat otomotif di Kabupaten Tangerang yang membutuhkan wadah resmi untuk menyalurkan hobi dan kemampuan mereka.
“Alhamdulillah, KNPI Drag Bike 2026 bisa terselenggara. Kami memiliki harapan besar terhadap pemerintah daerah, dan hari ini Pemkab Tangerang mendukung penuh kegiatan ini,” ujarnya.
Ia berharap ajang tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Menurutnya, kompetisi resmi seperti ini dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau pun balap liar tidak bisa sepenuhnya dihilangkan, setidaknya kita bisa mengurangi melalui wadah resmi ini,” tegasnya.
Ratusan Pembalap, Ribuan Penonton, KNPI Drag Bike 2026 diikuti sekitar 700 peserta dan disaksikan hingga 6.000 penonton. Peserta dan kru tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang, tetapi juga datang dari sejumlah daerah, di antaranya Temanggung, Sumatra, hingga Lampung.
Kompetisi ini terbuka bagi berbagai kelompok usia, dengan mayoritas joki berusia di bawah 40 tahun. Panitia juga memberikan ruang bagi pembalap perempuan melalui dua kelas khusus wanita serta menyiapkan gelar Juara Umum untuk kategori tersebut.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kompetisi ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp150 juta.
Besarnya partisipasi peserta dan antusiasme penonton menunjukkan daya tarik olahraga otomotif di kalangan masyarakat. Penyelenggaraan kompetisi resmi diharapkan menjadi sarana pembinaan sekaligus membuka peluang bagi para pembalap untuk meraih prestasi.
Melalui KNPI Drag Bike 2026, penyelenggara berharap sinergi antara organisasi kepemudaan, komunitas otomotif, dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat. Dengan demikian, minat generasi muda terhadap dunia balap motor dapat diarahkan ke kegiatan yang lebih positif, terarah, dan mengutamakan keselamatan.
(Erik)







