Tangerang, Sorottoday.id — Hendra Primitif mendesak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang segera turun ke lapangan menyikapi persoalan kekeringan yang mengancam lahan persawahan di Kecamatan Tigaraksa, Jumat (16/10/2026).
Menurut Hendra, kekurangan air berpotensi mengganggu masa tanam, menurunkan produktivitas, hingga menyebabkan kerugian bagi petani. Ia meminta DPKP aktif menemui kelompok tani, memeriksa kondisi sawah, serta memastikan kebutuhan pengairan terpenuhi.
“Apakah petani harus berteriak terlebih dahulu baru pemerintah bergerak? Tigaraksa merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang. Jangan sampai persoalan pertanian luput dari respons cepat pemerintah,” ujarnya.
Hendra juga meminta DPKP membuka data desa penerima fasilitas pengairan, luas sawah yang terlayani, serta kondisi dan fungsi fasilitas tersebut.
Selain penanganan darurat, ia mendorong pembenahan irigasi dan pengembangan sumber air alternatif untuk mengantisipasi kekeringan berulang.
Melalui Gerakan Rakyat Indonesia (GARI), Hendra meminta pemerintah memberikan penjelasan terbuka dan menghadirkan solusi nyata bagi petani.
“Petani membutuhkan air dan kepastian, bukan sekadar janji,” tegasnya.
Hingga berita ini disusun, keterangan DPKP Kabupaten Tangerang terkait persoalan tersebut belum diperoleh.
(Erik)







