News  

Tangerang Bersyukur ke-394, KH Ubaidillah Serukan Persatuan dan Jaga Ukhuwah

Tangerang, Sorottoday.id — Rangkaian puncak kegiatan keagamaan Tangerang Bersyukur di Kabupaten Tangerang diisi dengan ceramah agama dan tausiyah dari penceramah KH. Ubaidillah di Masjid Agung Al-Amjad, Tigaraksa.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, tokoh masyarakat, ulama, ASN, pengemudi ojek online, serta ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat, Kamis (8/10/2026).

Dalam tausiyahnya, KH. Ubaidillah mengajak seluruh masyarakat memaknai usia ke-394 Kabupaten Tangerang sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Menurutnya, rasa syukur tidak cukup hanya disampaikan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui perbuatan baik, menjaga kedamaian, memperkuat keimanan, serta merawat persatuan masyarakat.

“Syukur adalah kunci keberkahan suatu negeri. Ketika pemerintah dan rakyatnya bersatu dalam ketaatan, saling merangkul, dan menjaga ukhuwah Islamiyah serta persatuan, maka Allah SWT akan melimpahkan keberkahan dari langit dan bumi untuk Kabupaten Tangerang,” ujar KH. Ubaidillah.

Ia juga mengapresiasi kebersamaan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Berbagai elemen masyarakat disebutnya dapat berkumpul dan melebur tanpa sekat di Masjid Agung Al-Amjad.

Menurut KH. Ubaidillah, kebersamaan antara pemerintah, ulama, masyarakat, hingga kelompok pekerja menjadi bagian penting dalam menjaga keharmonisan daerah.

Ia mengingatkan agar kebersamaan tersebut terus dirawat sebagai modal sosial untuk mendukung kemajuan Kabupaten Tangerang.

Tausiyah kemudian ditutup dengan doa bersama untuk Kabupaten Tangerang. Doa tersebut dipanjatkan agar daerah tersebut senantiasa dijauhkan dari berbagai marabahaya, diberikan pemimpin yang amanah, serta menjadi daerah yang religius, sejahtera, dan penuh keberkahan.

Momentum Tangerang Bersyukur sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan usia ke-394 Kabupaten Tangerang, dengan harapan semangat syukur dan kebersamaan dapat terus menjadi bagian dalam kehidupan masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *