Jendela Lapuk hingga Plafon Rusak, 7 Ruang SMPN 1 Atap Tenjo Direvitalisasi

Oplus_131072

Bogor, Sorottoday.id — Program revitalisasi sekolah mulai memperbaiki sejumlah fasilitas di SMPN 1 Atap Tenjo, Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Sedikitnya tujuh ruang menjadi sasaran pekerjaan melalui program yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Kepala SMPN 1 Atap Tenjo, Ocih Kosasih, mengatakan revitalisasi dilakukan untuk memperbaiki sejumlah bagian bangunan sekolah yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Menurut Ocih, pekerjaan meliputi penggantian plafon dan lis PVC, jendela berbahan kayu menjadi aluminium, hingga penggantian rangka kayu menjadi baja ringan.

“Yang direhab tujuh ruang,” kata Ocih saat ditemui, Selasa (22/9/2026).

Selain itu, perbaikan lantai juga dilakukan pada bagian yang mengalami kerusakan dengan metode tambal sulam.

Ocih menjelaskan, dari tujuh ruang yang menjadi sasaran revitalisasi, enam ruang menjadi prioritas pekerjaan.

Perbaikan terutama menyasar bagian genteng, plafon, dan jendela.

“Prioritas ini yang rehab. Penggantian plafon dan lis PVC, sama penggantian jendela dari kayu menjadi aluminium. Terus rangka dari kayu menjadi baja ringan,” ujarnya.

Ia mengatakan program revitalisasi menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk memperbaiki fasilitas yang selama ini sulit ditangani secara menyeluruh menggunakan anggaran sekolah.

Salah satu fasilitas yang membutuhkan perbaikan adalah jendela berbahan kayu yang kondisinya telah rusak dan lapuk.

Menurut Ocih, bangunan sekolah tersebut telah berdiri sejak periode 2002–2008 dan baru mendapatkan rehabilitasi melalui program revitalisasi.

“Memang sangat membantu dengan adanya revitalisasi ini. Karena kondisi sebelumnya sudah cukup rusak, terutama jendela kayu yang sudah lapuk,” katanya.

Ocih menambahkan, keterbatasan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) membuat pihak sekolah tidak dapat melakukan perbaikan kerusakan secara menyeluruh, khususnya pada bagian plafon dan jendela.

Dengan adanya revitalisasi tersebut, ia berharap kondisi ruang kelas menjadi lebih nyaman dan bersih sehingga dapat menunjang proses belajar mengajar bagi siswa maupun guru.

Berdasarkan informasi program, revitalisasi SMPN Satu Atap 01 Tenjo, memiliki waktu pelaksanaan selama 105 hari kalender, terhitung mulai September hingga Desember 2026.

Program tersebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai bantuan sebesar Rp1.051.344.000.

Ocih pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan instansi terkait atas dukungan terhadap perbaikan fasilitas sekolah.

“Terima kasih kepada pemerintah dan instansi terkait yang telah membantu melalui program revitalisasi ini,” pungkasnya.

(E.r)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *